TRANSLATE

Jumat, 12 September 2014

ADA 3 JUDUL DIGILIB



PERANCANGAN MESIN PEMBUAT BRIKET BATUBARA SISTEM TEKAN TIPE PISTON (RECIPROCATE)
Master Theses from JBPTITBPP / 2014-06-17 13:26:47
Oleh : BUSTAMI IBRAHIM (NIM : 23108028); DosenPembimbing : Dr. Ir. I WayanSuweca, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2011, dengan 8 file
Indonesia memilikisumberdayabatubara yang melimpahdanmerupakanpenghasilbatubaraterbesarkedua di Asia setelahRepublik Rakyat China.Hal inimerupakan modal dasardalampengembanganteknologibriketbatubara.Kondisitersebutbertolakbelakangdengankualitasbatubara yang ada di Indonesia umumnyarendah, sehinggakalori yang dihasilkanrendah, sedangkanbiayatransportasimenjaditinggi.Peningkatankualitasbatubaradenganteknologi upgrading inisedangdikembangkanoleh ITB yang bekerjasamadengansalahsatuperusahaanswasta yang bergerakdibidangpertambangan. Namundemikian, ternyatamesinpembuatbriket yang sudahdikembangkan ITB (sistem roller press) memilikibeberapakelemahanyaitu proses manufaktur&perakitanmembutuhkankepresisian yang tinggi, terjadi backlash di bagian roll, briket yang dihasilkankurangpadatdanefesiensipembriketanrendah. Dari kondisi di atas, padatesisinidiberikanalternatifmesinbriketbatubara yang dapatmeminimalisirkekurangan-kekurangantersebutdenganmenerapkansistemtekan piston (reciprocate). Denganmenerapkanmetodeperancangan VDI 2222 dihasilkankonsepperancangan yang akandikembangkan. Selanjutnyadilakukananalisis Design for Manufacturing and Assembly (DFMA) padabeberapakonstruksipentinguntukdihasilkanhasilperancangan yang optimum. Padatesisinitelahdihasilkansebuahrancanganmesinpembuatbriketbatubarasistemtekandengantipe piston yang memilikidimensi 915x1215x1250 mm3 denganpenggerak motor AC berdaya 2,2 kW denganpereduksiputaran gearbox yang menghasilkantigamekanismegerakpenekan-atas, penekan-bawahdan feeder system. Padamesininijugadilengkapimekanismepengaturtekananpembriketan (adjuster) yang terdapatpadabagianataspenekan-atas.Berdasarkan proses yang telahdilakukan, makadapatdisimpulkanbahwasemuapersyaratanperancanganmesintelahterpenuhidandenganditerapkannyaanalisis DFMA dapatdiprediksiterjadinyapenurunanbiayaproduksi yang cukupsignifikan yang dilakukanpadatahapperancangan.





ANALISIS PENYUSUTAN LINEAR PORCELAIN BODY TILE : PERBANDINGAN VARIASI SODIUM FELDSPAR DAN POTASSIUM FELDSPAR

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-03-05 11:52:14
Oleh : RADEN HADI SUBROTO WILOKISWORO (NIM 13703023), S1 - Material Engineering Study Programme
Dibuat : 2008, dengan 7 file
Sintering merupakan proses yang sangatpentingdalampembuatan porcelain body tile, karenamenjadikanproduk yang dihasilkanmenjadilebihkuat, porositasberkurang, danterjadinyapenyusutan. Penyusutanpada porcelain body tile padadasarnyamerupakanbentukperpindahanmassa yang memerlukanpengontrolanuntukmenjagakeseragamantoleransigeometriproduk yang dihasilkan. Denganmengetahuimekanismeperpindahanmassaselama sintering porcelain body tile, makadapatdilakukanpengontrolanterhadappenyusutanlinearnya.
Dalampenelitianini porcelain body tile dibuatmenggunakan Na-feldspar danKfeldspar. Pembuatan porcelain body tile didahuluioleh proses preparasiserbuk yang dilanjutkandengan proses kompaksiserbukmenggunakanmesinkompaksiuniaksial. Hasilkompaksiselanjutnyadikeringkandalam oven, kemudiandibakardenganvariasitemperatur sintering (1050oC, 1100oC, 1150oC, dan 1200oC) danwaktu sintering (60 menit, 90 menit, dan 120 menit).Setelahdibakardalamtungku, porcelain body tile diukurpenyusutanlinearnyamenggunakan digital caliper.Analisispenyusutan linear porcelain body tile berisiperbandinganpenyusutan linear yang terjadipada Na-porcelain body tile dan K-porcelain body tile; jenismekanismeperpindahanmassaselama sintering porcelain body tile; pengaruhtemperatur sintering, danwaktu sintering terhadappenyusutanlinearnya.
Berdasarkanhasilpenelitiandiperolehinformasibahwa loss on ignition yang terjadiselama sintering adalah (6-8%).Penyusutan linear maksimumpada porcelain body tile adalah 8%. Denganmeningkatnyakomposisi feldspar, temperaturpembakaran, danwaktu sintering makapenyusutan linear porcelain body tile akanmengalamipeningkatan pula. Padakomposisi feldspar, temperatur sintering, danwaktu sintering yang sama, penyusutan linear K-porcelain body tile lebihbesardibandingkanNaporcelain body tile. Mekanismeperpindahanmassa yang terjadipada Na-porcelain body tile adalahevaporasikondensasi, difusipermukaan, dandifusikisipadabatasbutiran. Mekanismeperpindahanmassa yang terjadipada K-porcelain body tile adalahevaporasikondensasi, difusibatasbutiran, dandifusikisipadabatasbutiran.
PENYUSUNAN PENJADWALAN PEMELIHARAAN TRANSMISI TERINTEGRASI DENGAN PEMELIHARAAN PEMBANGKIT YANG BERBASIS PADA EVALUASI NILAI KEANDALAN TITIK BEBAN (LOAD POINT INDEX)
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-08-11 13:59:08
Oleh : JULIUS PERDI SITUMORANG (NIM : 13205021); Pembimbing : Dr. Ir. Muhammad Nurdin; Dr.Ir. NanangHaryanto, S1 - Department of Electrical Engineering
Dibuat : 2010, dengan 7 fileAdaduakriteriautama yang umum yang diinginkanolehmasyarakatpenggunalistrikyaituhargalistrik yang murahdanketersediaanlistrik yang terusmenerus. Hal inilah yang jugaterusdiperjuangkanolehparapenyedialistrikbaik

itudaripihakpembangkitanmaupunpenyediasaluranataujaringantransmisilistrik.Akan tetapiadabatasankinerjadarikomponensistemtenaga.Generator dansalurantransmisitidakbisabekerjaseumurhidup.Generator yang merupakansuatusistemmesintidakdapatberoperasiselamanyatanpaadapemeliharaan yang cukup.Transmisijugamemilikikapasitaskerjasendiri.Dengandemikian, ada

kalanyasuatu generator ataupunsaluranmemilikiwaktu off khususnyapadasaatpemeliharaanperalatan yang ada.Ketersediaandanketidaktersediaansuplailistrikterhadapkonsumeninimerupakansuatunilaikeandalansistem.Salah satubentukdaripengupayaankeandalansistem yang baikadalahdenganadanyapenjadwalanpemeliharaanpembangkitdanjugasaluran, ataudenganmemperbaikisistemproteksi yang ada.

Tugasakhirinimembahastentangpengupayaanpenjadwalanpemeliharaanpembangkit yang ditambahkankontingensisatusalurantransmisidenganmelihatperubahannilaikeandalan.Perubahannilaikeandalanditentukandenganmenggunakannilaititikbeban.Nilaikeandalan yang menjadibatasannyaadalahbesarPerkiraanEnergiTidakTersuplai (EENS), frekuensikemungkinankegagalan, dan lama kegagalan.

Kasus yang diangkatadalahpenambahankontingensisatusalurantransmisiuntuksetiapminggupemeliharaanpembangkit yang sudahadasebelumnyapadasistem IEEE RTS 1979 24 Bus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar