THE RADIOACTIVITY ANALYSIS IN AP1000
CORE AND PRIMARY COOLANT SYSTEM
Master Theses from JBPTITBPP /
2014-02-14 10:30:13
Oleh : ANIS ROHANDA (NIM : 20210019); Pembimbing : Dr. Eng. Abdul Waris, S2 - Physics
Oleh : ANIS ROHANDA (NIM : 20210019); Pembimbing : Dr. Eng. Abdul Waris, S2 - Physics
Analisis Radioaktivitas pada Teras dan
Sistem Pendingin Primer PLTN PWR Tipe AP1000. Informasi radioaktivitas memegang
peranan penting pada perhitungan keselamatan radiasi dan pengoperasian reaktor.
Informasi radioaktivitas yang cukup penting untuk diketahui diantaranya adalah
kuat radiasi dan konsentrasi radioisotop. Dengan demikian perlu dilakukan studi
penentuan informasi radioaktivitas, diantaranya dengan menentukan kuat radiasi
gamma dalam teras dan konsentrasi
buatan Westinghouse. Analisis kuat
sumber gamma (MeV/Watt-s) dilakukan dengan menggunakan kode komputer ORIGEN2.1
pada 18 kelompok energi gamma dengan berbagai waktu pengamatan setelah
pemadaman reaktor (pendinginan). Analisis konsentrasi radioisotop ((mu)Ci/gram)
dilakukan dengan mengasumsikan telah terjadi lepasan radioisotop dari kelongsong
bahan bakar menuju ke pendingin reaktor sebesar 0,25%. Disamping itu,
ditentukan pula konsentrasi Nitrogen-16 (N-16) sebagai penyumbang utama
aktivitas radioisotop pada komponen yang terdapat di sistem pendingin primer.
Analisis N-16 ditentukan secara analitik dengan metode aktivasi dan peluruhan
berulang. Semua hasil analisis di atas dibandingkan dengan nilai standar yang
da pada dokumen kendali desain AP1000.
Hasil verifikasi pada analisis kuat gamma menunjukkan hasil yang cukup baik
pada beberapa rentang energi gamma dan memiliki kecenderungan semakin turun
selama waktu pendinginan. Penyimpangan terkecil sebesar 2,18% diperoleh pada
tingkat energi gamma 0,300-0,450 MeV dengan waktu pendinginan 1 minggu. Secara
umum, hasil verifikasi pada analisis aktivitas radioisotop memberikan nilai
yang lebih rendah. Hasil verifikasi dengan penyimpangan terendah sebesar 3,84%
ditemukan pada Xe-138. Sedangkan hasil analisis konsentrasi N-16 pada beberapa
titik pengamatan : keluaran teras, keluaran bejana tekan, saluran pengatur
tekanan, masukan dan keluaran pembangkit uap, pompa pendingin primer, masukan
bejana tekan dan masukan teras secara berturut-turut adalah 281, 257, 255, 250,
145, 142, 129 and 112 (mu)Ci/gram dan menunjukkan keakuratan yang sangat tinggi
terhadap nilai standarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar