PERANCANGAN
STRUKTUR KERETA DENGAN SANDWICH PANEL SEBAGAI MATERIAL BADAN KERETA
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-03-25 14:52:55
Oleh : RENDY YOEL (NIM : 131 04 102); Pembimbing : Dr. Ir. Rachman Setiawan, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 7 file
Oleh : RENDY YOEL (NIM : 131 04 102); Pembimbing : Dr. Ir. Rachman Setiawan, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 7 file
Kereta api
merupakan alat transportasi yang lebih efisien dibandingkan dengan alat
transportasi lainnya. Untuk meningkatkan efisiensi ini, maka diperlukan
penerapan teknologi yang lebih maju. PT INKA telah berusaha untuk melakukan hal
ini, dan salah satunya adalah dengan merancang kereta yang memiliki badan
kereta berbahan komposit berjenis sandwich panel. Penerapan teknologi ini
tentunya memerlukan suatu penelitian dan pembebanan terlebih dahulu untuk
memeriksa kekuatan dan kekakuan kereta yang baru ini.Pemeriksaan kekuatan dan
kekakuan ini dilakukan dengan mengambil beberapa cara, yaitu metode pembebanan
kereta berdasarkan standar JIS E 7105 serta analisis kekuatan sandwich panel.
Berdasarkan JIS E 7105 pemeriksaan kekuatan dan kekakuan kereta dilakukan
dengan dua cara, yaitu: dengan pengukuran frekuensi pribadi dan dengan melihat
tegangan serta defleksi dengan memberikan empat jenis pembebanan, dimana
keempat jenis pembebanan ini
dibedakan berdasarkan jenis beban dan tumpuan yang diberikan, seperti beban vertikal, beban kompresi, beban torsi dan beban tumpuan tiga titik. Sedangkan analisis kekuatan sandwich panel, dilakukan dengan kriteria kegagalan sandwich panel berupa kegagalan yielding pada face, kegagalan buckling pada face, dan kegagalan akibat tegangan geser pada core. Pada tahap ini, metode yang
digunakan untuk menentukan tegangan, defleksi dan tegangan yang diperlukan pada cara-cara diatas dilakukan dengan menggunakan analisis elemen hingga yang memanfaatkan program Pro Enggineer Wildfire 3.0.
dibedakan berdasarkan jenis beban dan tumpuan yang diberikan, seperti beban vertikal, beban kompresi, beban torsi dan beban tumpuan tiga titik. Sedangkan analisis kekuatan sandwich panel, dilakukan dengan kriteria kegagalan sandwich panel berupa kegagalan yielding pada face, kegagalan buckling pada face, dan kegagalan akibat tegangan geser pada core. Pada tahap ini, metode yang
digunakan untuk menentukan tegangan, defleksi dan tegangan yang diperlukan pada cara-cara diatas dilakukan dengan menggunakan analisis elemen hingga yang memanfaatkan program Pro Enggineer Wildfire 3.0.
Berdasarkan
pemeriksaan ini diketahui ternyata railbus rancangan awal mengalami kegagalan
pada pembebanan kompresi dan torsi sehingga perlu dilakukan modifikasi geometri
underframe terutama pada bagian sambungan underframe kepada gerbong yang lain,
akan tetapi pada pemeriksaan frekuensi pribadi dari railbus serta kekuatan dari
sandwich panel ternyata keadaan railbus masih memenuhi standar. Masukan
modifikasi yang diberikan antara lain adalah dengan menambahkan fillet dan web
pada bagian sambungan underframesehingga struktur kereta tidak mengalami
kegagalan dalam setiap pembebanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar